Cara menundukkan pandangan agar tetap terjaga dari dosa

Dengan mata seseorang bisa melihat segala ciptaan Allah SWT di alam dan mempelajari segala sesuatu termasuk membaca Alqur’an dan melakukan ibadah lainnya. Meskipun demikian mata yang diberikan Allah SWT kepada manusia hendaknya digunakan sebagaimana mestinya dan tidak digunakan untuk melihat hal-hal yang buruk atau maksiat. Allah SWT sendiri senantiasa memerintahkan umatnya untuk menjaga dan menundukkan pandangan dan bukannya menggunakannya untuk hal-hal yang dilarang dalam agama.

Pandangan mata seorang manusia bisa menjerumuskan seseorang dalam keburukan dan bahkan mengarah pada perbuatan zina yang dilarang Allah SWT. Untuk menghindari hal tersebut maka Allah memerintahkan umat muslim agar selalu menjaga pandangannya terutama pada lawan jenis. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT dalam ayat berikut ini

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ

Katakanlah kepada laki-laki yang beriman,’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’” (QS. An-Nur [24] : 30).

Jika seseorang merasa sulit untuk menjaga pandangannya dan nafsu syahwat seringkali mengganggunya maka sebaiknya menikah jika sudah mampu dan sudah cukup usia karena dengan menikah seseorang akan lebih mampu menjaga pandangan serta kemaluannya.

CategoriesUncategorized